Pedagogi Liberatif: Transformasi Pendidikan Menuju Pembelajaran Partisipatif dan Membebaskan di Nusa Tenggara Timur A. Pendahuluan Tantangan dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sangatlah besar karena memiliki kondisi geografis, budaya, dan sosial yang beragam. Masyarakat NTT yang kebanyakan hidup di daerah terpencil menghadapi berbagai kendala dalam mengakses pendidikan berkualitas. Hal ini menjadikan pendidikan di daerah ini sering kali terjebak dalam pola tradisional yang lebih menekankan pada transfer pengetahuan dari guru kepada peserta didik tanpa melibatkan partisipasi aktif dari peserta didik itu sendiri. Dalam konteks inilah, konsep "Pedagogi liberatif" menjadi sangat relevan. Pedagogi liberatif yang dipopulerkan oleh Paulo Freire menekankan pada pendidikan yang membebaskan, mengedepankan dialog, dan mengajak peserta didik untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Pendidikan jenis ini tidak hanya berfokus pa...
Postingan
Menampilkan postingan dari Agustus, 2025
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
IMPLEMENTASI KONSEP MEMBANGUN KARAKTER BANGSA MELALUI PENDIDIKAN MENURUT KI HADJAR DEWANTARA DALAM KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN ABSTRAK Pendidikan bukan hanya sarana mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga medan strategis dalam membentuk karakter dan jati diri bangsa. Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan nasional, menekankan bahwa pendidikan sejati adalah pendidikan yang mengakar pada moralitas, budaya, dan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep pendidikan karakter menurut Ki Hajar Dewantara dapat diimplementasikan secara nyata dalam Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP). Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penulis menganalisis prinsip-prinsip pendidikan seperti: Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penguatan karakter dapat dilakukan melalui pengembangan kurikulum berb...